Tantangan Pekan Terakhir: Biografi Singkat Betty Irwanti Joko: Pj Odop Batch 7



Untukmu, PiJe, Kekasih Hatiku 

(Biografi Betty Irwanti Joko: 
Pj Odop Batch 7 Grup Tokyo)
Oleh Joko Septiono 

Untukmu, Ibu Jesi yang selalu di hati
Biografi ini aku persembahkan 
Seperti tulisan-tulisan yang sering kausuguhkan
Anggap ini sebagai balasan

Sayang, terima kasih telah mengajakku di kelas menulis yang luar biasa  ini. Saat pertama kali engkau mengajak, kupikir aku takkan bisa bertahan hingga sejauh ini. Nyatanya, aku mampu dan aku bisa. Semua ini jelas sebab karenamu dan karena-Nya.

Izinkan aku menuliskan biografi ini, untukmu, PiJe, Kekasih Hatiku.

🌷

Betty Irwanti itu nama lengkapnya. Wanita kelahiran kota pinggiran selatan pulau Jawa, 32 tahun lalu ini memang luar biasa. Kiprahnya di dunia menulis memang masih tergolong baru. Memulai aktivitas menulis sejak akhir tahun 2017, ibu dari Cleverona Bintang Aljazira ini punya segudang prestasi yang sangat membanggakan. 

Beberapa buku telah lahir dari coretan ibu yang satu ini. Salah satu karyanya yang cukup fenomenal adalah novel Isa Bella. Novel perdana yang bercerita tentang kisahnya meraih impian hidup. Novel yang membuatnya bisa siaran di Yes Radio, radio kebanggaan masyarakat Cilacap dan sekitarnya.

Buku kedua berisi cerita dan kisahnya menjalani Ramadhan 1440 H lalu. Buku berjudul Staring baru saja selesai cetak dan siap menyapa pembaca di seluruh penjuru negeri bahkan ke luar negara. Bahkan rencananya, buku ini juga akan membawanya siaran radio kembali untuk kali kedua.

Buku ketiga terasa sangat istimewa, komik berlatar belakang sejarah lokal Cilacap. Komik Iam Prana adalah hasil kolaborasi bersama komikus yang masih berstatus mahasiswa. Komik ini dibuat setelah mengikuti acara Cilacap Heritage Fellowship Program pada bulan September 2019. Rencananya, pada tanggal 5 November 2019, awal minggu depan, komik ini akan dilaunching di Dakota Cinema yang terletak di lantai 3 Pasar Gede Cilacap Kota bersama karya para peserta CHFP lainnya.

Komik Iam Prana telah dicetak 500 eksemplar. Bisa jadi jumlah segitu akan habis dalam satu waktu saja, apalagi saat launching dilaksanakan. Sebab hasil karya CHFP akan dibagi ke Dinas-dinas di Cilacap (semua meja Kepala Dinas), guru-guru MGMP Sejarah di SMP/SMA/SMK di Cilacap, perpustakaan dan ruang-ruang komunitas literasi.

Buku solo keempatnya sudah selesai menjadi draft, saat ini sedang dalam tahap self editing. Sambil terus menulis draft kasar untuk buku solo kelimanya, ia harus berbagi konsentrasi pada tugas yang baru, sebagai guru kelas 1 dan 2. Kelas 2in1, dia biasa menyebutnya. Kelas yang benar-benar menyita konsentrasi dan waktu. Otomatis intensitas menulisnya berkurang, demi fokus mendampingi anak-anak didik tercinta. 

Kesibukannya sebagai seorang guru PNS tak lantas membuatnya meninggalkan dunia menulis. Kini, ia maksimalisasi malam harinya untuk menulis. Itulah sebab Nyonya Joko Septiono ini juga cukup aktif di beberapa komunitas literasi  dan kepenulisan. Bahkan ia masih dalam tugas menjadi salah satu penanggung jawab grup di Open Recruitmen One Day One Post Batch 7. Kelas menulis yang juga sedang diikuti oleh suami tercintanya.

Mengajar di SD Negeri Binangun 01 Kecamatan Bantarsari Kabupaten Cilacap adalah aktivitas kesehariannya. Membersamai anak-anak sejak tahun 2005 menjadikannya penuh dengan ide dan inspirasi dalam kegiatan menulisnya. Hal ini jugalah yang mendorongnya untuk selalu berdiskusi dengan suami yang berada dalam satu bidang pekerjaan. Untuk setiap hal yang bisa diuraikan menjadi kisah layaknya sejarah.

Wanita yang satu ini memang cukup bangga menjadi pribumi asli. Ibu yang satu ini menempuh pendidikan dari SD sampai mengenyam bangku kuliah hanya di kota Cilacap. Hingga kini dia pun masih aktif mengajar di kampung halamannya. Jarak rumah ke sekolah yang kurang dari lima puluh meter itu membuatnya betah. Meski begitu, ia terus istiqamah membersamai suaminya yang setiap hari harus menempuh jarak puluhan kilometer demi sebuah perjuangan untuk menjemput rezeki halal dan barakah.

Anak sulung dari tiga bersaudara ini telah menikah selama enam tahun dengan Joko Septiono, tetangganya sendiri. Kisah yang sangat berliku, dituangkan semua dalam buku solo perdana yang pada paragraf awal telah disebutkan judulnya.

Kisah-kisah lain akan segera dituliskannya, entah itu kisah pribadi atau kisah orang lain yang dibukukan, ia punya cita-cita mendukung suaminya untuk menerbitkan buku. Buku duet yang semoga di tahun depan bisa direalisasikan nantinya. Semoga saja.

🌷

Demikian biografi ini kutuliskan, untukmu PiJe, Kekasih Hatiku. Istriku tersayang, Nyonya Betty Irwanti Joko Septiono. 

Mohon maaf jika ada yang terlewat, lain waktu akan kutambahkan.

Dariku,

Komentar

  1. Wah ... ini nggak perlu wawancara nih ...

    BalasHapus
  2. Asikkk....senangnya bisa saling mengisi dunia literasi. Salam kenal ya,pak. Saya kembarannya adik kelas mbak berty sewaktu di bangku kuliah hehe

    BalasHapus
  3. Waah mantap, keren sekali PaK

    BalasHapus
  4. Wah, Masha Allah keren Ayah Jesi😀👍

    BalasHapus
  5. Uhhh so sweat ya buat biografibistri sendiri

    BalasHapus
  6. Ini namanya jodoh... Barakallah..

    BalasHapus
  7. Wawancaranya 6 tahun nulisnya kurang dari 2 jam

    BalasHapus
  8. gimana ya Ekspressi Ibu Jesi ketika baca biografi ini? keren daaah. suka sekali dengan pembawaan ceritanya, apa karena kenal dekat pake bangeut ya. hihihi

    BalasHapus
  9. Eeeeaaaaa (2) judulnya pakai dari Mba Renita ya Yah hihihi. Thank you untuk tulisannya, Ayah Jesi.

    BalasHapus
  10. Seneng banget pastinya keluarga yang kompak dalam membangun peradaban literasi. Semangat Ayah

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dua Tahun Saja Post 5

Tantangan Kedua: Ayah Jesi Bercerita

ULASAN PADAT BUKU JUZ 'AMMA TAFSIR AL AZHAR