Dua Tahun Saja Post 21
Post 21
Dua Tahun Saja
Oleh Joko Septiono
Belum mendapatkan paspor dan paspor baru akan di berikan esok di pelabuhan membuatku kalang kabut. Aku takut rencanaku untuk kabur di ketahui Mr Liem. Hari itu juga aku berpikir keras untuk menentukan langkah selanjutnya.
Tanpa pikir panjang siang itu juga aku berkemas untuk pergi hari itu juga.
Kuputuskan untuk pergi tanpa satu pun dokumen diri yang kubawa. Kuputuskan untuk kabur dan menjadi pekerja ilegal alias kosongan. Resiko besar yang mungkin akan kuhadapi esok hari, tapi tekad telah mengalahkan segalanya.
Kebetulan semua temanku sedang bekerja jadi tak banyak yang musti kujelaskan. Aku hanya meninggalkan secarik kertas sebagai ungkapan pamitku pada mereka. Aku yakin jika tahu mereka tak akan mengijinkanku melakukan hal ini.
Setelah semua beres aku turun dan mencari taksi untuk mengantarku. Tak lama aku mendapatkan taksi yang kumau. Sedikit bertransaksi dan menjelaskan tujuan aku pun menaiki taksi dan melaju. Kupilih menggunakan taksi karena itu lebih aman dan lebih cepat sampai.
Hampir satu jam perjalanan dari Kuala Lumpur akhirnya aku sampai di Klang. Tepatnya di Taman Meru yang tak jauh dari pusat kota Klang. Aku langsung di antar sampai di depan pabrik milik Cik Mazri. Salah satu dari pekerja Cik Mazri telah menungguku di depan pintu pabrik yang tak begitu besar.
Dialah Rizki yang memang sudah kuhubungi lewat telpon sebelumnya. Rizki adalah satu satunya orang yang kukenal di pabrik itu. Aku sudah mengenal Rizki semenjak dia sering menemani Cik Mazri ke rumah Bang Rusli. Rizki merupakan salah satu orang kepercayaan Cik Mazri. Dia berasal dari temanggung yang sudah bekerja sejak 3 tahun lalu.
Rizki langsung mengajakku masuk ke dalam pabrik dan sedikit melihat lihat suasana pabrik. Aku juga berkenalan dengan beberapa pekerja. Termasuk dengan Mbak Nining selaku kepala pekerja di sana. Setelah itu aku di bawa ke asrama penginapan yang berada tak jauh dari lokasi pabrik. Aku pun beristirahat sembari menunggu para pekerja yang lain selesai.

Komentar
Posting Komentar