Love in Bali Part 2




Part 2
Love in Bali
(Perjuangan Meraih Cinta Sejati)
Oleh Joko Septiono

Dua bulan sudah aku menjalani kehidupan di Jakarta. Meninggalkan kampung halaman dan keluarga. Sesekali rasa rindu mendera hati. Bayangan wajah Bella menggelayut dalam ingatanku. Namun, demi untuk belajar menjadi seorang colorist aku harus siap dengan itu.

Di PT. Citra Abdi Kawan Sejati(CAKS) yang tepatnya berada di Komplek Industri Jababeka 1 Cikarang Baru inilah aku belajar. Perusahaan distributor cat mobil yang cukup ternama. Selama itulah aku mendiami asrama bersama delapan teman lain. Asrama yang tak jauh dari lokasi tempat belajar.

Dua bulan aku di asrama ini. Belajar ilmu yang sangat baru bagiku ternyata memberikanku banyak ilmu. Tak hanya ilmh tentang colorist. Tetapi juga ilmu kepribadian juga kuperoleh meski secara tidak langsung. Belajar  colorist bukan hanya belajar warna akan tetapi juga belajar kesabaran dan keuletan. Seperti kesabaranku menjalani hari-hariku sendiri tanpa Bella.

Pada suatu kesempatan aku mengikuti kontes colorist yang diadakan di jakarta. Kontes perlombaan yang diikuti oleh beberapa colorist dari berbagai kota di Indonesia. Ternyata kesabaranku berbuah manis. Tak terduga namaku terpanggil sebagai peraih nilai terbaik dalam ajang itu. Perasaan bangga dan senang tentu yang aku rasakan. Rasa tak percaya bercampur senang tergambar di hatiku.

Keberhasilan kumeraih nilai terbaik ini membuka pintu untuk berkiprah di lapangan. Akhirnya aku mendapat kabar bahwa peraih nilai tertinggi akan di kirim ke Thailand. Sebagai hadiah, aku mendapat kesempatan untuk bergabung bekerja di sana bersama colorist lain.

Wah, sungguh kabar menggembirakan tentu saja. Aku segera meneruskan kabar itu kepada keluargaku di rumah. Mereka pun menyambut itu semua dengan suka penuh cita.

Komentar

  1. Masyaa Allah, sosok 'Aku' sukses move on dan berhasil mendapat pencapaian yang di luar dugaan. Ini semacam 'balas dendam yang baik' ya. Buah kesabaran juga gitu ya Pak? Keren kereen semangat selalu Ayah Jesi!

    BalasHapus
  2. Walhamdulillah Mas Joko ternyata punya banyak cerita yang menginspirasi

    BalasHapus
  3. Masha Allah prestasinya juara di Thailand😀. Semangat nulisnya kak👍

    BalasHapus
  4. Ceritanya bagus, Pak. Menginspirasi. Hanya saja pada paragraf ketiga ada pemborosan kata "tetapi juga" hehehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dua Tahun Saja Post 5

Tantangan Kedua: Ayah Jesi Bercerita

ULASAN PADAT BUKU JUZ 'AMMA TAFSIR AL AZHAR