Dua Tahun Saja Post 17
Post 17
Dua Tahun Saja
Oleh Joko Septiono
Kedekatanku dengan Bang Rusli tak serta merta di sukai teman-temanku. Ada saja yang melihat itu semua dengan rasa sinis atau bahkan perasaan iri. Entah karena mereka curiga padaku atau memang ada perasaan cemburu dalam hati. Aku sadar tak semua yang kulakukan dianggap benar di mata orang lain.
Perubahan sikap dari teman-teman di sekitarku mulai terasa. Menjauh dan diam kerap mereka tunjukan. Perubahan sikap Salim dan Tono padaku contohnya. Kian hari perubahan sikap keduanya kian ketara. Keduanya mulai menjauhiku secara perlahan.
Mendiamkanku dan cuek itu yang mereka lakukan. Aku sendiri tak tau pasti apa penyebabnya. Mungkin aku yang terlalu sibuk dengan hidupku sendiri atau memang ada masalah lain aku tak tahu.
Mendapat perlakuan yang tak biasa itu pun aku mulai berfikir keras. Aku yang tadinya diam dan tak mau pusing dengan itu semua kini aku mulai memikirkannya. Mungkinkah ada ucapan atau tindakanku yang menyakiti keduanya. Aku coba terus mengintrospeksi diriku sendiri.
Beberapa kali kucoba bersikap biasa seolah tak terjadi apa-apa. Aku coba mengabaikan semua keadaan yang sebenarnya terjadi. Kuanggap tak ada sesuatu yang terjadi di antara kami.
Waktu berlalu dalam diamku. Hari-hari kuhabiskan seorang diri. Dua teman yang sudah menemani hampir satu tahun berlalu menjauh tanpa sebab. Biar bagaimanapun teman tetaplah teman. Apalagi mereka adalah keluarga bagiku di sini. Keadaan itu pun berlangsung sampai dengan Hari Raya Idul Fitri.

Maaf, Bapak. Untuk kata "berfikir", setahuku bentuk bakunya "berpikir". Selebihnya, ada beberapa sih yang masih kurang tepat, misal oenggunaan "di-"
BalasHapusIdul Fitri penulisan yang benarnya disambung jadi idulfitri.
BalasHapusBtw, ternyata ini cerbung ya? Kadang-kadang bingung mau menanggapi cerbung yang sudah di tengah-tengah cerita. Soalnya gak mengikuti sejak awal. hehe
Lanjutkan! 😁
BalasHapusSudah part 17 ya, semangat😁
BalasHapusPasti rasanya nggk nyaman kalo ada masalah dengan teman kerja
BalasHapusIkut urun saran ya Pak
BalasHapusP1
Di sukai = disukai
P2
Tunjukan = tunjukkan
Ketara = kentara
Terlalu banyak mengulang kata perubahan
P4
Terlalu banyak mengulang kata aku
Lanjutkan Pak... Editing sambil jalan.
Iya nih Ayah Jesi bercerita sudah part 17 saja. Enggak kerasa yg tadinya nganggur konfliknya udah nambah lagi ..
BalasHapusKoreksi saya ternyata sudah disampaikan kakak-kakak yang Baik Hatinya .ehehe