Giyu Temanku




Giyu Temanku
Oleh Joko Septiono

Suara petir keras terdengar memecah kesunyian. Guyuran hujan belum juga berhenti sampai saat ini. Aku yang masih terpaku di sudut jendela terus memandangi genangan air yang kian meninggi. Dengan sesekali mengusap kaca yang basah karena uap nafasku.

Tanpa sengaja pandanganku tertuju pada giyu seekor kucing berwarna kuning di tepian selokan air. Giyu kucing kesayanganku yang selalu menemani ku sejak enam bulan lalu. Ia kutemukan terperangkap di tengah genangan air di tepi jalan. Waktu itu, aku sedang terperangkap macet di jalanan ibukota.

Giyu mengeong keras ketakutan. Badannya basah kuyup terkena hujan. Bulu-bulu halusnya lepek tak lagi terlihat indah. Tanpa memperdulikan guyuran hujan yang masih deras aku berlari menghampirinya. Kuangkat tubuh giyu yang mulai menggigil kedinginan. Kulepaskan beberapa sampah plastik yang menjerat kaki kakinya. Sambil kugendong Giyu yang masih basah, aku juga juga sempat membersihkan tumpukan sampah plastik yang memenuhi saluran air yang macet.

Sungguh, betapa manusia itu membuat sampah sembarangan. Ini menyebabkan banyak saluran air juga macet di mana-mana. Alhasil, plastik bertebaran di mana-mana, membuat air hujan tidak mengalir sempurna.

Kenangan itu sempurna mengisi lamunanku, tanpa kutahu, Giyu sudah duduk di meja kerja dekat jendela kamarku. Giyu mengeong, serupa panggilan agar aku segera mendekatinya. Baiklah Giyu, sejak itu hingga saat ini bahkan sampai kapanpun nanti, takkan kubiarkan kau berkeliaran di luar sana. Aku akan menjagamu di dalam rumahku, juga di dalam hatiku.

Itu janjiku padamu, temanku....

#tantangan1
#odopbatch7
#weekend
#odop
#daretodare
#Satnit
#holiday
#challenge

Komentar

  1. Ah apik sekali. Alhamdulillah dapat inspirasi buat nulis chalenge pertama. Kuyyy ah

    BalasHapus
  2. Tantangan pertama telah ditulis, Masya Allah

    BalasHapus
  3. wah, ternyata sama dengan saya suka kucing ya pak ...

    BalasHapus
  4. semoga Giyu umur panjang ya. kirim salam meong ya sama dia.

    BalasHapus
  5. Giyu, betina atau jantan Pak? Hehehe

    BalasHapus
  6. Ah...yaa, kochenk oren juga Si Giyu. Pak Joko sy ikut belajar juga untuk nulis. Bisa ngga' ya? 😁😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa kok bu asal ada niat yang kuat... Hehehe
      Sama sama belajar bu

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dua Tahun Saja Post 5

Tantangan Kedua: Ayah Jesi Bercerita

ULASAN PADAT BUKU JUZ 'AMMA TAFSIR AL AZHAR