Dua Tahun Saja Post 11




Post 11
Dua Tahun Saja
Oleh Joko Septiono

Hari-hari terus berlalu, minggu demi minggu terus melaju, tanpa terasa sudah 2 bulan lebih aku mengais ringgit di Negeri Jiran ini. Pengalaman demi pengalaman sedikit sudah membuatku mulai berani. Seperti keberanianku dalam menghadapi atasan. Sebut saja hubunganku dengan sang krani (mandor) yang bernama Bang Nadim.

Komunikasi yang terjalin mulai sedikit melunak. Aku mulai memahami sifat dan karakter Bang Nadim. Ia yang dulu kulihat keras sekarang lebih sering berbincang denganku.

Kedekatanku dengan sang mandor pun berbuah manis.  Gajiku di bulan ketiga sudah naik lima ringgit lima puluh sen. Kenaikan yang cukup tinggi di banding pekerja lain yang hanya naik kisaran 2 sampai 3 ringgit saja. Itu pun belum tau pasti kapan waktunya. Aku sih bersyukur saja diberi kemudahan itu.

Rupanya itu semua membuat beberapa pekerja lain iri termasuk Pak Suraji. Pekerja asal Kabupaten Pati ini merasa iri mendengar gajiku yang naik sebegitu tinggi. Dia pun melayangkan protes pada Bang Nadim. Dia menegurku dan menuduhku bermain curang. Kemudian dia sedikit menjauhiku. Juga mendiamkan aku sebagai pelampisan kekesalannya.

Melihat situasi demikian aku tak mau repot dan tak mau ambil pusing. Aku tetap menjalani hari-hariku dengan bekerja seperti biasa. Namun Bang Nadim masih melindungi dari situasi sulit ini. Tanpa memberitahuku sebelumnya ia memindahkan aku ke bagian lain.

Aku dipindahkan ke bagian Rirabina. Disini semua rekan kerjaku adalah orang Bangladesh. Kami berjumlah 7 orang dan satu orang ketua.
Sebagai satu-satunya orang Indonesia di kelompok ini aku merasa sedikit canggung. Seiring berjalannya hari aku sudah mulai terbiasa. Saling tak mengerti bahasa satu sama lain membuat kami biasa berkomunikasi dengan bahasa isyarat. Walau kadang kita juga memakai bahasa melayu sedikit.

Komentar

  1. Setiap episodenya ada yang bisa dipelajari...kali ini tentang menyikapi kawan kerja..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dua Tahun Saja Post 5

Tantangan Kedua: Ayah Jesi Bercerita

ULASAN PADAT BUKU JUZ 'AMMA TAFSIR AL AZHAR