Ayah Jesi Berbicara




Ayah Jesi Berbicara

Saya pendiam, tapi itu bukan berarti saya tidak bisa berbicara ya? Beberapa minggu yang lalu saat ada acara rihlah ke Baturaden bersama rekan satu tempat kerja, saya sempat berbicara, mengutarakan apa yang menjadi sukses story bagi saya.

Apa yang saya sampaikan waktu itu sebelumnya telah kutulis draftnya dahulu. Kira-kira begini, SUCCESS STORY SAYA:

1. Selalu sehat, senantiasa semangat dan berbahagia.
2. Belajar menulis bersama istri
3. Menulis buku antologi
4. On air di radio
5. Menulis buku duet bersama istri

Adalah ketika saya bisa menjaga kesehatan dengan baik, dan itu membuat saya selalu semangat untuk beraktifitas setiap harinya.

Bayangkan saja, saya setiap hari harus bangun pukul setengah empat pagi dan bersiap berangkat ke sekolah sesaat setelah saya melaksanakan salat sehabis adzan Subuh berkumandang.

Tidak usah dibayangkan saat saya harus sampai rumah kembali sebelum adzan Maghrib. Biarkan saya saja, saya cukup bahagia. Karena dengan semua perjuangan dan perjalanan ini saya menjadi memiliki banyak cerita.

Cerita yang kadang saya bagikan pada istri menjelang tidur malam. Entah kapan dia menulis, saya kurang paham, tahu-tahu kadang ada ketika panjang di waprian.

Saya membaca tulisannya selagi bisa. Saya beri masukan jika kurang ini dan itu.

Dari semua itu saya banyak belajar. Bahwa menulis itu asyik. Saya jadi termotivasi ingin juga bisa menulis kemudian.

Alhamdulillah, saya membersamai setiap kata yang istri rangkaikan. Saya memberanikan diri ikut menulis buku antologi bersama komunitas Pejuang Literasi. Saat ini sedang tahap pengajuan ISBN, editing, dan pembuatan cover. Buku ini bakal jadi buku perdana bagi saya.

Sungguh semua di luar prediksi, ini belum apa-apa dibandingkan istri saya. Sudah 20 buku antologi diterbitkannya dan 2 buku solo perdana juga sedang naik cetak. Saya selalu dibuat bangga karenanya.

Baru-baru ini bahkan dia mengajak saya untuk menemaninya on air di sebuah radio swasta lokal Cilacap Bercahaya. Radio yang pada masa SMA dulu pernah jadi idola sebab ada siaran Samidi di sana.

Saya semakin termotivasi.

Akhirnya saya dan istri bertekad untuk membuat buku duet, berdua. Mengusung kearifan lokal yang menyerta sebab kami memang asli Pribumiluhur Cilacap Bercahaya.

Ora Ngapak Ora Kepenak kan ya...

Dari semua hal yang saya bicarakan di atas, pelan-pelan saya ingin belajar. Oleh karena itulah saya memberanikan diri untuk mengawali kelas pertama bagi saya. Kelas Open Recruitmen Komunitas One Day One Post Batch 7.

Mohon bimbingan dan pencerahan...

Mohon do'a untuk puteri kecilku, semoga lekas sembuh ya Nak. Sehat, cerdas, salehah, ceria dan membanggakan selalu.

Teruslah bersinar seperti bintang!

Komentar

  1. Mantap pak Joko keren. Semoga Jesi lekas sehat kembali ceria

    BalasHapus
  2. Sehat ya, Jesi... Pak Joko rapi nulisnya.

    BalasHapus
  3. wah masya Alloh Ayah Jesi, Syafakillah SYifa'an Ajlan untuk Jesi, serupa tapi tak sama sepertinya kita memiliki cerita yang hampir sama .. hehe. semangaaaat

    BalasHapus
  4. Wah kereen sekali pasangan suami istri ini. Saya dan suami Juga Ada rencana menulis buku duet.. sementara sih baru duet di blog.. :) sukses terus ayah dan ibu Jesi.

    BalasHapus
  5. Wah super keren, suami isrti saling bersinergi. Semoga sukses selalu buat pasangan super keren ini. πŸ‘

    Baby Jesi, semoga segera pulih dan sehat selalu. πŸ™

    BalasHapus
  6. Wah..masha Allah, keren punya hobby yang sama dengan pasangan. Tulisannya bagus, sukses ayah Jesi.

    Dan syafakillah buat JesiπŸ˜‡

    BalasHapus
  7. Masyaallah... Luar biasa Pak. Dan ternyata juga bagian dari Pejuang Literasi.

    Semoga Allah kuatkan selalu, Ayah dan Bunda Jesi. Syafahallah untuk adik Jesi....

    BalasHapus
  8. Keren Ayah Jesi tulisannya super syekaliii

    Semoga lekas sembuh untuk adek jesi

    BalasHapus
  9. Semoga Ayah, Ibu, dan Jesi selalu dalam lindungan Allah SWT, dan dimudahkan untuk buku duetnyaa

    BalasHapus
  10. Waah, keren.. semiga segera terealusasi

    BalasHapus
  11. Melangkah maju, memandang ke arah yang lebih baik. Tiap detik pasti ada hikmahnya, itu yang saya dapat dari membaca disini. bagguss.

    BalasHapus
  12. Semoga doanya terkabul, putri kecilnya semoga lekas sembuh

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dua Tahun Saja Post 5

Tantangan Kedua: Ayah Jesi Bercerita

ULASAN PADAT BUKU JUZ 'AMMA TAFSIR AL AZHAR